Cara Efektif Bayar Hutang

Dalam kehidupan sehari-hari, wajar jika seseorang memiliki hutang. Berhutang bukanlah hal yang memalukan, selama Anda mengambil hutang dengan alasan yang tepat, mau untuk bertanggungjawab dan melunasi. Desakan kebutuhan yang tidak mengenal tanggal gajian, membuat kita sering terpaksa mengambil jalan berhutang untuk memenuhinya. Meskipun kita tahu, kita hanyalah menunda kewajiban, kita harus tetap membayar juga pada akhirnya.

Sebelum mengajukan pinjaman, sebaiknya Anda sudah memiliki bayangan bagaimana cara Anda bayar hutang. Karena mengambil pinjaman cukup beresiko, terutama jika lewat instansi resmi. Track record pembayaran hutang Anda dicatat dan akan menjadi patokan instansi-intansi keuangan sebelum menyetujui pinjaman Anda berikutnya.

Alasan buruk untuk berhutang

Dengan maraknya perkembangan fintech, atau aplikasi finansial, berhutang menjadi semakin mudah. Banyak startup seperti Kredivo, Akulaku, Tunaiku, TunaiKita, dan lainnya, menawarkan berbagai bentuk pinjaman. Mulai dari Kredit Tanpa Agunan (KTA), cicilan untuk pembelian barang, hingga berfungsi seperti kartu kredit, memberikan pembayaran untuk pembelian non-cicilan. Sementara, kartu kredit, pinjaman beragunan di bank pun juga masih menjadi favorit meski di tengah tawaran hutang online.

Meskipun begitu, kita tetap tidak boleh melupakan bahwa berhutang memiliki resiko, sehingga perlu dipikirkan matang-matang sebelum mengambil keputusan. Jangan berhutang demi gengsi. Contohnya, sebelum mengambil kredit mobil, jangan hanya memikirkan cicilan bulanannya. Tetapi, mobil juga perlu perawatan servis berkala, ganti oli, ganti sparepart, ganti ban, uang bensin, dan pajak kendaraan bermotor. Sekilas tampak menyenangkan memiliki mobil, tapi tanggung jawabnya juga besar. Pastikan gaji Anda cukup untuk mengcover cicilan, biaya perawatan, dan operasional sebelum mengambil kredit. Jangan lupa menghitung kebutuhan Anda sehari-hari dan tanggungan lainnya, ya!

Jika seseorang memaksakan gengsi, contohnya dengan membeli mobil ketika belum mampu menanggung biayanya, akibatnya dia akan terjebak hutang. Jika tidak mampu bayar, akhirnya mobil akan ditarik kembali oleh lembaga finance, tentu Anda-lah yang akan rugi. Hutang demi gengsi tidak memiliki manfaat selain rasa iri orang lain di awal saja. Tidak hanya mobil, gadget, pakaian, gaya hidup, yang sepertinya tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar pun juga beresiko membahayakan keuangan Anda. Sekedar hobi nongkrong di kafe, jika dilakukan setiap hari, bisa membuat Anda kehilangan jutaan rupiah dalam sebulan.

Cara Bayar Hutang yang Efektif

Jika Anda terlanjur memiliki hutang, atau memang perlu untuk berhutang, ada hal-hal yang perlu Anda perhatikan dan lakukan agar hutang cepat lunas dan Anda bebas dari beban. Mungkin tidak akan menyenangkan di awal, namun akan membantu Anda dalam menyelesaikan masalah hutang. Uang Teman membagikan beberapa tips agar hutang tidak semakin besar:

  • Membuat semua daftar hutang
  • Memprioritaskan untuk membayar hutang
  • Hindari membayar hutang dengan hutang
  • Menutup kartu kredit (atau akun fintech) yang tidak digunakan
  • Mencari penghasilan lain

Tips lainnya juga dibagikan oleh Max Manroe agar hidup Anda lebih tenang meskipundala masa menyicil hutang :

  • Membatasi pengeluaran. Anda bisa sejenak meninggalkan gaya hidup yang memerlukan biaya banyak, dan fokus untuk mengalokasikan konsumsi pada hal yang benar-benar penting.
  • Prioritaskan membayar hutang. Saat menerima gaji, atau mendapat uang dengan cara lain, prioritaskan terlebih dahulu untuk bayar hutang. Setelah itu, prioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan menabung, sisanya barulah boleh digunakan untuk menghibur diri.
  • Jika Anda benar-benar terdesak, pastikan setidaknya Anda membayar minimal tagihan agar kreditor percaya Anda mau bertanggung jawab dan Anda tidak diteror debt collector.

Mencari tambahan penghasilan

Jika memang jumlah hutang terlampau besar, Anda perlu memikirkan cara untuk mencari pendapatan tambahan. Anda tetap harus mempertimbangkan faktor kemampuan, waktu yang bisa dialokasikan, dan kesehatan. Jangan sampai keinginan Anda untuk mencari tambahan uang justru membuat Anda masuk rumah sakit dan menambah beban tanggungan

Bagi Anda yang telah bekerja secara full-time, mungkin berat jika harus bekerja lagi secara fisik setelah jam kerja reguler. Anda bisa mencoba mendapat uang secara online agar tidak begitu menyita tenaga. Temukan metode yang paling cocok untuk Anda, dan sesuaikan dengan kondisi.

Salah satu cara mendapat uang secara online adalah lewat crowdfunding, atau menggalang dana bantuan dari masyarakat luas. Contohnya bisa melalui platform Airfunding.

Kesimpulan

Boleh saja meminta bantuan orang lain jika Anda merasa tidak kuat untuk menanggung sendiri. Terutama jika kewajiban bayar hutang ini bukan 100% kesalahan Anda, misalkan saja, hutang untuk membayar biaya rumah sakit. Namun, perlu diingat, jangan menyalahgunakan rasa kemanusiaan orang lain. Orang tidak akan terus bersimpati jika Anda terus meminta bantuan. Setelah hutang lunas, segeralah kembali berdiri di kaki sendiri dan menghindari kesalahan yang sebelumnya agar tidak terjerat hutang lagi.